Sepatu Hak Tinggi Naikkan Libido Seks
21 02 2008
Anda penggemar sepatu hak tinggi (high heel)?
Jika iya, kini saatnya Anda tersenyum bahagia, pasalnya hak tinggi yang
diklaim membawa pengaruh buruk pada kesehatan tubuh ini ternyata juga
bisa memperbaiki otot dasar panggul dan tentu saja bisa mendongkrak
gairah seksual Anda.
Bukan rahasia umum lagi jika dunia medis tak pernah berpihak pada high heel, karena efek buruk di baliknya, mulai dari kapalan (hammertoe) sampai gejala schizophrenia. Semuanya terlihat sangat menyeramkan bagi penggemar high heel, yang notabene sudah menjadi passion dari fashion dan gaya hidup kaum hawa.
Namun ketakutan dampak high heel sedikit berkurang dengan studi yang dilakukan Dr Maria Cerruto, ahli urology asal Itali yang memberi optimisme bagi pengguna high heel.
Dalam
studi yang dilakukan pada 66 wanita usia 50 tahun ke bawah dan pengguna
sepatu dengan hak membentuk sudut 15 derajat terhadap tanah atau
ekivalen dengan hak setinggi 2 inci (5cm), ternyata memiliki postur
tubuh yang sama baiknya dengan mereka yang menggunakan sepatu bersol
rendah, dan menunjukkan sedikitnya aktivitas elektrik pada otot dasar
panggul.
Postur ini justru membuat otot dasar panggul berada pada
posisi optimum, yang bisa memperbaiki kekuatan dan kemampuannya saat
berkontraksi.
Otot dasar panggul adalah komponen penting pada tubuh wanita, dan juga bisa memperbaiki performance
dan kepuasan saat bercinta. Otot ini juga mendukung kinerja organ
panggul yang meliputi kandung kemih, otot perut, dan kandungan.
Sayang
sekali, elastisitas otot dasar panggul jadi mengendur dan lemah usai
melahirkan, dan saat bertambah usia. Dan pastinya butuh latihan rutin
untuk kembali menguatkan otot dasar panggul.
"Wanita kerap kali
merasa kesulitan melakukan olahraga dengan benar di daerah sekitar otot
panggul, dan menggunakan sepatu hak tinggi bisa jadi solusi untuk
masalah ini," papar Dr Cerruto yang mengaku sebagai penggemar high heel, seperti dilansir dari BBC, Rabu (06/02/08).
Sementara itu Gill Brook, physiotherapist dari Bradford, menekankan penemuan ini tidak mengacu pada sepatu stiletto (sepatu hak tinggi dan runcing dengan tinggi lebih dari 5 cm) yang belum terbukti bisa memperbaiki fungsi otot panggul.
"Namun, bagi wanita penggemar high heel, ini adalah penemuan yang menenangkan di balik kenyataan buruk medis yang tak pernah berpihak pada high heel, meski untuk mendukung kekuatan otot pinggul, Anda tetap harus melatih bagian terpenting tubuh wanita itu.